Forum belajar diikuti oleh Kasiwas Polres Boyolali IPTU Bambang Wisoto, S.H., Kasubagbinkar Bag SDM IPTU Joko Siswanto, S.T., M.M., para Kasium jajaran Polres Boyolali, serta perwakilan personel dari Bag, Sat, dan Sie.
Hadir sebagai narasumber, Inspektur Pembantu I Kabupaten Boyolali, Lilik Subagiyo, S.E., M.Si., yang menyampaikan materi mengenai pentingnya sinergi antara Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Polri dalam mengawal pelaksanaan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu program strategis nasional.
Dalam paparannya dijelaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi menjadi wadah gotong royong yang mampu menggerakkan potensi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program KDKMP diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa, memperpendek rantai distribusi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai risiko tata kelola koperasi, seperti penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, pengadaan yang tidak transparan, hingga laporan keuangan yang tidak akuntabel. Oleh karena itu, pengawasan yang efektif menjadi faktor penting agar program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Narasumber juga menekankan bahwa APIP dan Polri merupakan mitra pemerintah desa, pengurus koperasi, dan masyarakat. APIP berperan dalam memberikan pendampingan, konsultasi, assurance, serta peringatan dini, sedangkan Polri menjalankan fungsi preemtif, preventif, dan represif guna mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H. menyampaikan bahwa Forum Belajar Bersama merupakan sarana untuk meningkatkan kompetensi personel sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel semakin memahami perannya dalam mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya dalam pengawasan dan pendampingan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, serta berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
