BOYOLALI – Polres Boyolali terus memperkuat kedekatan dengan dunia pendidikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan. Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra hadir langsung dalam apel pagi bersama sekitar 426 siswa kelas X SMK Karya Nugraha Boyolali, Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–07.45 WIB tersebut merupakan bagian dari program Quick Wins Kapolri untuk membangun kedekatan Polri dengan pelajar sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, karakter, dan kesadaran hukum sejak dini.
Dalam arahannya, Kapolres mengajak para siswa menjauhi perilaku negatif, seperti tawuran, balap liar, penggunaan knalpot brong, minuman keras, serta penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di sekolah bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menjadi sahabat dan pembina bagi generasi muda.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya akhlak, sopan santun kepada guru, menghormati orang tua, serta kesungguhan dalam mempersiapkan masa depan, baik melalui pendidikan lanjutan maupun dunia kerja.
“Jangan sia-siakan kepercayaan keluarga dengan melakukan hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan. Masa depan yang cerah ditentukan oleh pilihan dan kebiasaan baik yang dimulai hari ini,” demikian pesan Kapolres kepada para pelajar.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui kuis yang diberikan Kapolres kepada siswa. Pada kesempatan tersebut, empat helm dibagikan sebagai bentuk edukasi untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar.
Kegiatan turut dihadiri pejabat utama Polres Boyolali, personel Polsek Boyolali Kota, Kepala SMK Karya Nugraha Nur Wahid Romdhoni beserta jajaran guru.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Boyolali berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta membentuk generasi muda yang disiplin, berakhlak, dan bertanggung jawab.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
.jpeg)